• Jelajahi

    Copyright © Suara Rakyat
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Latest Post

    SYUTING FILM NASIONAL DI DESA RANUBEDALI, HANA SARASWATI PERANKAN “LASTRI SI KEMBANG DESA”

    Jumat, 08 Agustus 2025, 8/08/2025 WIB Last Updated 2025-08-08T03:53:01Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    Untuk pertama kalinya, Desa Ranubedali, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang menjadi lokasi syuting film nasional.


    LUMAJANG – Untuk pertama kalinya, Desa Ranubedali, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang menjadi lokasi syuting film nasional. Sebuah momentum yang tak hanya mengejutkan warga, tapi juga berpotensi mengangkat citra desa di kancah industri perfilman Indonesia.

    Film berjudul "LASTRI SI KEMBANG DESA" dibintangi aktris papan atas Hana Saraswati sebagai pemeran utama. Ia akan memerankan sosok Lastri, gadis desa yang polos, lugu, namun memesona — simbol kembang desa Ranubedali.

    Syuting film ini menjadi catatan penting bagi Ranubedali yang selama ini dikenal sebagai wilayah pedesaan biasa. Kini, desa ini mendapat sorotan nasional berkat keindahan alam dan nilai budayanya yang kuat, yang dianggap layak menjadi latar film layar lebar.

    Tak hanya Hana Saraswati — yang sebelumnya dikenal publik lewat perannya sebagai Cindy dalam sinetron “Anak Jalanan” — film ini juga melibatkan sejumlah aktor dan aktris ternama seperti:

    Ghery Iskak

    Yama Carlos

    Aldy Bela

    Joe Richats

    Dedy Sahertyan

    Inggrit Wijanarko

    Rijal Gibran

    Pak Yusuf

    Ratu Metta (artis dangdut)


    Disutradarai oleh Mas Hendri Dipo, film ini mengisahkan kisah cinta antara Lastri, gadis desa Ranubedali, dengan seorang pria kota yang diperankan oleh Ghery Iskak. Cerita klasik tentang kesederhanaan desa dan pesona gadis desa kembali diangkat ke layar, namun dibalut dalam pendekatan visual dan drama yang lebih segar dan modern.

    Dalam keterangan singkat di sela syuting, tim produksi menyampaikan bahwa film ini direncanakan akan tayang dalam waktu dekat, usai seluruh tahapan produksi rampung. Harapannya, film ini tidak hanya menjadi hiburan semata, namun juga memperkenalkan Ranubedali sebagai salah satu aset budaya dan destinasi potensial di Lumajang.
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini